saya pernah merasa terpuruk, begitu terpuruknya hingga dada ini sesak dan nyaris buta akan keberadaan-Nya. sampai suatu saat saya membaca sebuah novel dan berisi sebuah puisi yang kembali menyadarkan saya bahwa saya adalah makhluk-Nya yang lemah
adapun puisinya adalah sebagai berikut :
Tentang Kehendak-Nya
ketika kehendakmu tak sejalan dengan kehendak-Nya biarkan kehendak-Nya yang berjalan atas hidupmu karena kehendak-Nya adalah yang terbaik bagimu ketika inginmu tak sesuai dengan ingin-Nya biarkan ingin-Nya yang menjadi skenario terbaik dalam hidupmu karena Dia Mahatahu segala hal tentang dirimu biarkan tangisan mengobati kekecewaanmu bukan kecewa pada Rabb-mu tapi kekecewaan pada dirimu sendiri karena tak mampu berdiri diatas ingin-Nya hidup harus dijalani semenyakitkan apapun siap atau pun tidak karena Rabb-mu tidak pernah butuh persetujuanmu atas kehendak-Nya -Lien Auliya Rachmach -mudah-mudahan puisi ini juga bisa membantu untuk menemukan kembali sadar anda sebagai manusia
June 11, 2008 at 10:36 pm
KEREN !!!
kata2 itu cukup buat menilai puisi itu dulur..
Ngasih Pencerahan buat org yang lagi desperado ma apapun di hidupnya…
February 23, 2009 at 9:11 pm
ok neh …..