saya pernah merasa terpuruk, begitu terpuruknya hingga dada ini sesak dan nyaris buta akan keberadaan-Nya. sampai suatu saat saya membaca sebuah novel dan berisi sebuah puisi yang kembali menyadarkan saya bahwa saya adalah makhluk-Nya yang lemah

adapun puisinya adalah sebagai berikut :

step by step

Tentang Kehendak-Nya

ketika kehendakmu tak sejalan dengan kehendak-Nya
biarkan kehendak-Nya yang berjalan atas hidupmu
karena kehendak-Nya adalah yang terbaik bagimu
ketika inginmu tak sesuai dengan ingin-Nya
biarkan ingin-Nya yang menjadi skenario terbaik dalam hidupmu
karena Dia Mahatahu segala hal tentang dirimu
biarkan tangisan mengobati kekecewaanmu
bukan kecewa pada Rabb-mu
tapi kekecewaan pada dirimu sendiri
karena tak mampu berdiri diatas ingin-Nya
hidup harus dijalani
semenyakitkan apapun
siap atau pun tidak
karena Rabb-mu tidak pernah butuh persetujuanmu
atas kehendak-Nya
-Lien Auliya Rachmach -

mudah-mudahan puisi ini juga bisa membantu untuk menemukan kembali sadar anda sebagai manusia