<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Aulia Agusta</title>
	<atom:link href="http://readmeaulia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://readmeaulia.wordpress.com</link>
	<description>Manusia Yang Berpikir Akan menjadi Manusia Yang Lebih Baik Dari Yang Lainnya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2009 15:11:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='readmeaulia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/6e406ba8b541f1277d2c17000156441a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Aulia Agusta</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title></title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2009/06/22/67/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2009/06/22/67/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 15:11:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buah Pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Kala Senja
tak ada yang lebih indah
selain semburat warna jingga
yang dipancarkan matahari kala senja
tak tersisa kegarangannya
hanya hangat yang terpancar
memberi sedikit harapan
saat dingin malam mulai menjalar
tak ada yang lebih ramah
daripada semburat warna jingga
yang dipancarkan matahari kala senja
sesaat sebelum pekat hitam menjalar
masih tersisa setitik cahaya
agar setiap yang berlalu
masih bisa menemukan jalannya
tak ada yang lebih arif
daripada matahari kala senja
bahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=67&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kala Senja</p>
<p>tak ada yang lebih indah<br />
selain semburat warna jingga<br />
yang dipancarkan matahari kala senja<br />
tak tersisa kegarangannya<br />
hanya hangat yang terpancar<br />
memberi sedikit harapan<br />
saat dingin malam mulai menjalar</p>
<p>tak ada yang lebih ramah<br />
daripada semburat warna jingga<br />
yang dipancarkan matahari kala senja<br />
sesaat sebelum pekat hitam menjalar<br />
masih tersisa setitik cahaya<br />
agar setiap yang berlalu<br />
masih bisa menemukan jalannya</p>
<p>tak ada yang lebih arif<br />
daripada matahari kala senja<br />
bahkan sesaat sebelum tenggelam<br />
masih bisa ia berkata<br />
aku cinta kalian semua</p>
<p>karena itu aku begitu mencintainya</p>
<p>-aulia-</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=67&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2009/06/22/67/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>indifferent love</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2009/01/16/indifferent-love/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2009/01/16/indifferent-love/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 08:13:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buah Pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Kawan, pernahkah kau merasakan cinta tak terbalas, kalau kau belum, aku pernah, rasanya… perih tak terperi, bahkan mungkin kau akan mengharapkan sebuah kejadian buruk menimpa kepadamu untuk mengurangi sakitnya akibat cinta tak terbalas, racun yang diobati dengan racun, mungkin itu salah salah satu penawarnya untukmu. Aku bukan tak pernah bermain cinta, aku bukan tak pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=50&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal">Kawan, pernahkah kau merasakan cinta tak terbalas, kalau kau belum, aku pernah, rasanya… perih tak terperi, bahkan mungkin kau akan mengharapkan sebuah kejadian buruk menimpa kepadamu untuk mengurangi sakitnya akibat cinta tak terbalas, racun yang diobati dengan racun, mungkin itu salah salah satu penawarnya untukmu. Aku bukan tak pernah bermain cinta, aku bukan tak pernah mencari cinta, hanya saja cinta itu menyengsarakan untukku. Kata orang bijak itu adalah cinta sesaat dan mungkin mereka benar, <span> </span>namun cinta sejati, itulah yang aku cari, dan sampai saat ini aku belum menemukannya. Kata orang cinta sejati akan datang setelah terjadinya ikatan suci yang diikuti keikhlasan hati,benarkah itu? Ah.. Aku tak tau, atau mungkin aku belum sampai ke tahap itu, suatu saat mungkin.</p>
<p><span id="more-50"></span></p>
<p class="MsoNormal">Lalu, apa kaitannya dengan cinta tak berbalas? Begini kawan…. Dalam mencari cintaku selalu kuikuti dengan niat baik, tak pernah terbersit sedikitpun dalam pikiranku untuk mempermainkannya, tapi kiranya nait baikku ini belum sempat tercapai barangkali. Diacuhkan memang tak ada enaknya, seolah mengatakan bahwa kau tak pantas untuknya, dari ketertarikan secara fisik, materialistik, filosopik, idealisme, kemistri, dan gengsi tak sedikitpun kau memenuhi kualifikasinya.</p>
<p class="MsoNormal">Ceritanya begini kawan, Aku mencintai seorang gadis, dan sama seperti gadis-gadis yang sebelumnya, ia pun ternyata tak mencintaiku. Tak terbilang hari yang telah kulewatkan untuknya, tak terbilang pula usaha yang aku lakukan untuk menyadarkannya keberadaan diriku, pelan dan pelan selalu kuketuk hatinya, kutetesi dengan air setetes demi setetes untuk melubangi pintu hatinya, kuusahaan untuk mencairkan hatinya, api ku memang kecil namun api itu selalu ada untuk mencairkannya. Aku memang bukan pecinta sejati yang setiap gerikku dan lisanku dapat melenakannya, aku memang tak selalu memenuhi hatinya dengan rayuan-rayuan, namun tahukah kau kawan apa arti dari sebuah ketulusan, ketulusan itu tak butuh banyak aksi, ia mengalir saja. Tak perlu lah rayuan mu -kau lah bulan, kau lah bintang- kau lontarkan. Cukup hanya kau memandangnya dengan penuh ketulusan, kau tunjukkan raut mukamu yang mengatakan bahwa kau akan tetap ada menemaninya kala ia sakit dan renta, bahwa kau akan mengatakan dia cantik walaupun kulitnya telah keriput, manis sekali bukan… namun tak semua orang mampu memiliki ketulusan seperti itu, dan tak semua pula gadis menyadari bahwa kau memiliki hati seperti itu.</p>
<p class="MsoNormal">Seorang filsuf yunani kuno merangkum teori bercinta dan menyimpulkannya dalam rangkaian kata “love me or just hate, but spare me with your indifference” cintai atau sekalian benci aku, asal jangan kau acuhkan aku, tak ada cinta yang lebih menyakitkan daripada diacuhkan.</p>
<p class="MsoNormal">Ah… sudahlah, tak perlu rasanya aku berteori terlalu banyak, kuncinya sabar kawan… tak ada buah yang lebih manis dari buah kesabaran, percaya saja bahwa kau akan menemukan cinta sejatimu suatu saat nanti, kau memang tak akan tahu cinta seperti apa yang akan kau dapatkan nanti. Setidaknya dengan sabar maka kau telah mempersiapkan dirimu untuk menerimanya, percayalah kawan…Tuhan maha tau, Ia hanya akan memberikan apa yang kau butuhkan.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">-untuk sahabatku yang tak pernah lelah mencintai-</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=50&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2009/01/16/indifferent-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sebuah kata pengantar</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2009/01/11/sebuah-kata-pengantar/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2009/01/11/sebuah-kata-pengantar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 03:24:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buah Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[sebuah kata pengantar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[ Setelah sekian lama vacum, akhirnya aku mulai menulis lagi di blog ini, bukan karena malas menulis atau kehabisan inspirasi tapi karena kemunduran motivasi. setelah sekian lama terkungkung dalam keseharian yang biasa saja telah merubah cara berpikirku, aku menjadi buntu dan tak lagi mempunyai sesuatu yang bisa dipelajari. Perbedaan cara pandang telah membuat otakku berhenti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=46&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--> Setelah sekian lama vacum, akhirnya aku mulai menulis lagi di blog ini, bukan karena malas menulis atau kehabisan inspirasi tapi karena kemunduran motivasi. setelah sekian lama terkungkung dalam keseharian yang biasa saja telah merubah cara berpikirku, aku menjadi buntu dan tak lagi mempunyai sesuatu yang bisa dipelajari. Perbedaan cara pandang telah membuat otakku berhenti berpikir, aku membutuhkan sebuah perjalanan, perjalanan dengan hati untuk membuka kembali pikiranku. Sekarang aku mencoba kembali memintal selembar demi selembar benang akalku, yang akan kurajut menjadi sebuah selembar sutera karyaku yang berbentuk prosa. Entahlah mungkin bagi orang lain ini cuma sebuah tulisan-tulisan biasa, tapi bagiku ini adalah representasi dari diriku,.</p>
<p class="MsoNormal">Sebagai seorang life observer aku menyadari, bahwa hidup tidak selalu terencana, apapun bisa saja terjadi baik itu hal yang dikehendaki ataupun hal yang tak dikehendaki, belajar dari pengalaman merupakan salah satu cara memperbaiki kualitas hidup, Kerap kali orang tersandung dalam berbagai masalah hidupnya, namun mereka yang cepat belajar akan segera berubah, dan orang yang bebal maka hidupnya akan begitu-begitu saja. Tak salah orang bijak mengatakan pengalaman adalah guru yang paling berharga. Untuk menulispun begitu, yang diperlukan adalah kemampuan menggali yang tinggi, tak butuh sebuah pengalaman yang luar biasa untuk sebuah tulisan yang menarik, namun dengan kemampuan menggali maka kita dapat menarik sebuah pelajaran dari sebuah pengalaman singkat,yah itulah uniknya sehingga aku begitu cinta kepada menulis, walaupun aku masih belum bisa dikatakan sebagai penulis.</p>
<p class="MsoNormal">Sebuah wacana yang aku baca mengatakan bahwa menulis adalah refleksi dari kehidupan sehari-hari penulis, seorang penulis akan menulis apa yang dia pelajari, kemudian memetakan dalam bentuk visual. Keinginan utama penulis bukan untuk memberitahukan pengetahuannya kepada orang lain namun terlebih dahulu memberitahukan kepada diri sendiri bahwa ia telah belajar dari pengalaman seperti ini dan kemudian baru akan menceritakannya kepada orang lain.</p>
<p class="MsoNormal">Perasaan yang dari dulu aku rasakan adalah bahwa aku hanya ingin menulis apa yang aku ingin tulis, aku hanya ingin menulis buku yang ingin aku baca. Aku tak ingin mengisi blog ku ini dengan banyak tulisan tapi aku tak mengerti tentang tulisan itu. Atau hanya sekedar ikut-ikutan menulis hal yang ramai dibicarakan orang, aku tak tertarik menjadi seorang follower, walau aku juga bukan seorang trend setter, jadi bagi anda yang sedang membaca tulisan ini akibat asal klik dan lalu nyasar ke blog ku ini maka, silahkan nikmatilah sajianku ini, sajian yang apa adanya namun aku tulis dengan hati, dan aku mohon maaf apabila sajianku ini kurang memuaskan bagi anda.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=46&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2009/01/11/sebuah-kata-pengantar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kemerdekaan Berpendapat</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/07/22/kemerdekaan-berpendapat/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/07/22/kemerdekaan-berpendapat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 12:11:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buah Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan Berpendapat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Merdeka artinya tidak terikat, tidak terikat kepada ruang, tidak terikat kepada waktu, maupun tidak terikat kepada hukum dan perorangan. Salah satu kemerdekaan yang paling dibutuhkan manusia adalah kebebasan berpendapat. Kebebasan berpendapat adalah hak alami yang dimiliki manusia berdasarkan keyakinan akal sehat manusia. Kebebasan yang dimaksud disini adalah kebebasan untuk mengeluarkan pendapat dimuka umum tanpa rasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=41&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal">Merdeka artinya tidak terikat, tidak terikat kepada ruang, tidak terikat kepada waktu, maupun tidak terikat kepada hukum dan perorangan. Salah satu kemerdekaan yang paling dibutuhkan manusia adalah kebebasan berpendapat. Kebebasan berpendapat adalah hak alami yang dimiliki manusia berdasarkan keyakinan akal sehat manusia. Kebebasan yang dimaksud disini adalah kebebasan untuk mengeluarkan pendapat dimuka umum tanpa rasa takut, tanpa dilarang, hanya mengeluarkan pendapat yang mungkin muncul saja secara tiba-tiba dari<span> </span>pikiran kita, tentu saja bebas yang dimaksud adalah bebas yang bertanggung jawab, pendapat yang dikeluarkan bisa saja melalui berbagai cara seperti secara lisan dan tulisan. Namun terlepas dari masalah itu kebebasan berpendapat harus diberikan ruang yang pas untuk membatasi perbedaan pendapat terutama untuk yang menyangkut hal-hal yang prinsipil bagi seseorang,</p>
<p class="MsoNormal">Berbicara merupakan hak yang dimiliki manusia sebagai mahkluk yang mempunyai akal, namun apakah komunikasi yang memaparkan seseorang dalam cemoohan, permusuhan, penghinaan dan menurunkan citranya pada rekan-rekan, membuatnya dijauhi, atau merugikannya dalam pekerjaannya adalah hal yang pantas untuk dilakukan?</p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-41"></span>Kebebasan berpendapat memang sangat bagus karena pendapat yang kita keluarkan adalah cermin dari diri kita sendiri, orang lain dapat menilai diri kita dari cara kita berbicara baik itu secara positif ataupun negatif. Kasus yang sering terjadi sekarang ini adalah banyak orang yang berbicara terlalu bebas dengan dalih kemerdekaan berpendapat namun malah mengganggu hak orang lain. Hak yang dimaksud adalah privasi seseorang. <span> </span>Siapa yang bersedia jika privasinya diganggu? Karena privasi adalah hak manusia juga, hak manusia untuk sendiri dan tak diganggu, hak manusia untuk bebas dari publisitas tanpa dasar, maukah anda jika hak anda tidak dapat dicapai karena orang lain?</p>
<p class="MsoNormal">Manifestasi sejati dari kebebasan berpendapat adalah komunikasi dari sudut pandang yang berbeda, bukan dari dialog orang-orang<span> </span>yang<span> </span>mempunyai sudut pandang yang sama. Komunikasi tersebut dapat dijadikan ajang debat yang secara positif bisa meningkatkan intelegensia kita sebagai manusia.</p>
<p class="MsoNormal">Sesuatu hal yang tidak kita inginkan adalah merasakan kerugian akibat perbuatan orang lain dan tentunya kita tidak akan menghilangkan hak-hak orang lain dengan mengeluarkan pendapat yang mungkin hanya mengejar kepuasan sendiri, bukan?</p>
<p class="MsoNormal">Jawabannya ada pada hati nurani anda…</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/readmeaulia.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/readmeaulia.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=41&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/07/22/kemerdekaan-berpendapat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Engkau dan Hawa</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/07/10/engkau-dan-hawa/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/07/10/engkau-dan-hawa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 04:11:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Engkau dan Hawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[
Engkau dan Hawa
Masihkah kau mau menemaniku memeluk mimpi-mimpi itu
mimpi tentang surga yang bisa digapai makhluk-makhluk mungil
kuletakkan mimpi itu sejengkal diatas batas anganku
agar kubiarkan engkau yang akan menggapaikannya untukku
masihkah kau mau berbagi cerita denganku
cerita tentang taman-taman bunga dibalik semburat kabut pagi
tak akan pernah kubayangkan bentuk taman itu
agar kubiarkan engkau yang akan menceritakannya padaku

masihkah kau mau berbagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=37&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p><a href="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/07/top1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-39" src="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/07/top1.jpg?w=300&#038;h=236" alt="" width="300" height="236" /></a></p></blockquote>
<blockquote><p><em>Engkau dan Hawa</em></p>
<p><em>Masihkah kau mau menemaniku memeluk mimpi-mimpi itu<br />
mimpi tentang surga yang bisa digapai makhluk-makhluk mungil<br />
kuletakkan mimpi itu sejengkal diatas batas anganku<br />
agar kubiarkan engkau yang akan menggapaikannya untukku</em></p>
<p><em>masihkah kau mau berbagi cerita denganku<br />
cerita tentang taman-taman bunga dibalik semburat kabut pagi<br />
tak akan pernah kubayangkan bentuk taman itu<br />
agar kubiarkan engkau yang akan menceritakannya padaku</em></p>
<p><span id="more-37"></span></p>
<p><em>masihkah kau mau berbagi kesenangan denganku<br />
kesenangan bila turunnya wajah pagi didepanmu<br />
tak akan pernah kulihat wajah pagi itu<br />
agar engkaulah yang menjadi kesenangan buatku</em><em></em></p>
<p><em>maukah kau meletakkan sedihmu diatas pundakku<br />
agar kesepian beranjak dari jiwaku<br />
saat adam kesepian ia relakan tulang rusuknya untuk hawa<br />
saat aku kesepian kenapa tak kau relakan hatimu untukku</em></p>
<p>-Aul-</p>
<p><em></em></p></blockquote>
<p>Puisi ini aku dedikasikan buat teman-teman yang belum menemukan separuh hatinya</p>
<p>(termasuk aku hehehe)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/readmeaulia.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/readmeaulia.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=37&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/07/10/engkau-dan-hawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/07/top1.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Duhai Dara ku&#8230;..!!!!!</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/07/09/duhai-dara-ku/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/07/09/duhai-dara-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 06:24:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Cantik...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[
tadi malam aku bermimpi..
mimpi tentang dia
betapa cantiknya&#8230;.
betapa anggunnya&#8230;
sempurnanya ciptaan Tuhan
lalu aku berdoa
ya Tuhan.. jika dia jodohku maka dekatkanlah&#8230;.
jika dia bukan jodohku maka jodohkanlah&#8230;
jika dia tidak mau berjodoh denganku maka jangan beri dia jodoh
Amin&#8230;&#8230;..



Mhuahahahahahaha&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. (ketawa setan)
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=34&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;"><a href="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/07/360px-ueto_aya.jpg"><img class="size-medium wp-image-33 aligncenter" src="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/07/360px-ueto_aya.jpg?w=300&#038;h=251" alt="" width="300" height="251" /></a></p>
<p style="text-align:left;">tadi malam aku bermimpi..</p>
<p style="text-align:left;">mimpi tentang dia</p>
<p style="text-align:left;">betapa cantiknya&#8230;.</p>
<p style="text-align:left;">betapa anggunnya&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">sempurnanya ciptaan Tuhan</p>
<p style="text-align:left;">lalu aku berdoa</p>
<blockquote><p><em>ya Tuhan.. jika dia jodohku maka dekatkanlah&#8230;.</em></p>
<p><em>jika dia bukan jodohku maka jodohkanlah&#8230;</em></p>
<p><em>jika dia tidak mau berjodoh denganku maka jangan beri dia jodoh</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Amin&#8230;&#8230;..</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:left;">
<blockquote><p><a href="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/07/011402.jpg"><img class="size-medium wp-image-35 alignnone" src="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/07/011402.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p></blockquote>
<p>Mhuahahahahahaha&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. (ketawa setan)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/readmeaulia.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/readmeaulia.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=34&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/07/09/duhai-dara-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/07/360px-ueto_aya.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/07/011402.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Kisah Tentang Aku</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/06/28/sebuah-kisah-tentang-aku/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/06/28/sebuah-kisah-tentang-aku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 16:50:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[general]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Aku sering bertanya kenapa kisah tragis dan kesedihan sangat disukai orang-orang pada umumnya, buktinya suatu film akan dikatakan bagus apabila didalamnya terdapat cerita sedih yang bisa menguras air mata, suatu novel akan dikatakan bagus jika didalamnya terdapat suatu tragedi, alur naik turun dalam sebuah film selalu disertai dengan sebuah tragedi, kegagalan, kematian, perpisahan, pengkhianatan, cinta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=31&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Aku sering bertanya kenapa kisah tragis dan kesedihan sangat disukai orang-orang pada umumnya, buktinya suatu film akan dikatakan bagus apabila didalamnya terdapat cerita sedih yang bisa menguras air mata, suatu novel akan dikatakan bagus jika didalamnya terdapat suatu tragedi, alur naik turun dalam sebuah film selalu disertai dengan sebuah tragedi, kegagalan, kematian, perpisahan, pengkhianatan, cinta tak berbalas, namun jauh didalam lubuk hatinya manusia sangat menyukai kesedihan terlebih pada orang lain agar mereka merasa lebih beruntung dan bersyukur hidupnya tidak setragis itu. Hidup memang akan lebih menarik bila ada tragedi.</p>
<p>Orang akan diperbolehkan menangisi hidupnya jika hidupnya penuh tragedi, seorang anak yang berasal dari keluarga yang berantakan akan diperbolehkan berbuat yang sedikit liar dan memberontak, bagaimana mungkin ia dapat hidup normal jika didalam rumah ia hanya mendengar pertengkaran, umpatan, makian?. namun bagi yang hidup yang biasa saja, mereka tidak punya hak untuk menangisi hidupnya, buat apa menangis kalau semua yang kau inginkan dapat kau raih? setidaknya itulah kenyataan yang sering aku lihat disekitarku. Bodoh?? memang.. setidaknya itulah yang ada di pikiranku, kalau begitu dimana letak akal manusia? kalau begitu mengapa semua manusia bisa takluk oleh keadaan?<span id="more-31"></span>Terlepas dari permasalahan tersebut, manusia selalu menginginkan hidup yang &#8230; bukan, bukan sempurna karena sempurna bukan hak dari manusia, mungkin lebih tepat dikatakan biasa&#8230; hidup yang tanpa masalah berarti, hidup yang lancar, yah seperti itulah. hidup yang lancar memang menjanjikan, siapa yang mau dikenai masalah? hidup secara biasa, terjamin secara sederhana, terlindung oleh sistem, stabil secara psikologis, mapan secara sosial. memang hidup seperti itu akan mudah diramalkan akhirnya, ya itulah yang disebut hidup secara biasa.</p>
<p>Lalu, mengapa aku bisa berkata seperti demikian? karena aku sedang menilai hidupku, orang-orang sekitarku akan melihat aku mempunyai hidup yang.. biasa&#8230; mungkin juga,&#8230; karena aku mempunyai orang tua yang menyayangiku, secara finansial aku bisa dikategorikan &#8220;standard&#8221;, aku punya teman-teman yang ada saat aku senang, saat aku sulit, lalu secara fisik aku mempunyai fungsi tubuh yang normal, setidaknya itulah yang aku rasakan&#8230; aku menikmatinya, menikmati pandangan orang yang berpikir bahwa hidupku &#8220;normal&#8221; menikmati jika ada orang yang berpikir enaknya menjadi aku. Lalu selanjutnya aku akan berkata bahwa aku tidak se&#8221;biasa&#8221; yang mereka lihat, memang secara sosial aku mapan, namun secara psikologis aku jauh dari stabil, tanpa bermaksud untuk ingkar terhadap ketetapan Tuhan aku mengatakan bahwa aku hidup dari keinginan cadangan, kenapa cadangan? karena aku hampir tak pernah mencapai keinginanku, hidupku jauh dari rencana, rencana-rencana besar yang aku susun biasanya tak dapat terelisasikan, untuk itu aku belajar untuk memasukkan opsi kedua dalam setiap keputusan yang aku ambil, Apa yang lebih menyakitkan daripada kegagalan menggapai sesuatu yang benar-benar dinginkan? kalau dikategorikan seperti diatas maka aku punya hak untuk menjadi liar, aku punya hak untuk menangisi hidup karena hidupku dipenuhi tragedi.</p>
<p>Aku sepenuhnya percaya dengan kata-kata &#8220;manusia berencana, Tuhan yang menentukan&#8221;. Dibalik semua itu, apakah aku kesal? ya pada awalnya&#8230; aku bukanlah orang yang mau pasrah menerima keadaaan, namun pada akhirnya aku bisa berpikir lebih jernih ternyata aku adalah orang yang tidak hidup secara &#8220;biasa&#8221;. Aku mulai berpikir betapa puasnya aku apabila bisa menaklukkan tantangan, betapa senangnya menuai kemenangan, menghadapi rintangan yang Tuhan tujukan padaku untuk mengujiku. Dan akhirnya aku akan bisa mengatakan &#8220;ENYAH KALIAN&#8230;..&#8221;</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Aku ingin hidup mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: meletup tak terduga-duga, menyerap, mengikat,mengganda, berkembang, terurai, dan berpencar ke arah yang mengejutkan. Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing. Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang. Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, dan menciut dicengkeram dingin. Aku ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan.<br />
Aku ingin hidup! Ingin merasakan sari pati hidup! &#8221; </em>-dikutip dari Edensor-</p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/readmeaulia.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/readmeaulia.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=31&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/06/28/sebuah-kisah-tentang-aku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>A woman</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/06/09/a-woman/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/06/09/a-woman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 15:51:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Woman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Woman was created from the ribs of a man
not from his head to be above him
not from his feet to be walk upon him
but from his side to be equal
near to his arm to be protected
and close to his heart to be loved

       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=28&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><address>Woman was created from the ribs of a man</address>
<address>not from his head to be above him</address>
<address>not from his feet to be walk upon him</address>
<address>but from his side to be equal</address>
<address>near to his arm to be protected</address>
<address>and close to his heart to be loved<br />
</address>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/readmeaulia.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/readmeaulia.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=28&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/06/09/a-woman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Kehendak-Nya</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/06/09/tentang-kehendak-nya/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/06/09/tentang-kehendak-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 15:42:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[tentang kehendak-Nya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[saya pernah merasa terpuruk, begitu terpuruknya hingga dada ini sesak dan nyaris buta akan keberadaan-Nya. sampai suatu saat saya membaca sebuah novel dan berisi sebuah puisi yang kembali menyadarkan saya bahwa saya adalah makhluk-Nya yang lemah
adapun puisinya adalah sebagai berikut :


Tentang Kehendak-Nya
ketika kehendakmu tak sejalan dengan kehendak-Nya
biarkan kehendak-Nya yang berjalan atas hidupmu
karena kehendak-Nya adalah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=26&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>saya pernah merasa terpuruk, begitu terpuruknya hingga dada ini sesak dan nyaris buta akan keberadaan-Nya. sampai suatu saat saya membaca sebuah novel dan berisi sebuah puisi yang kembali menyadarkan saya bahwa saya adalah makhluk-Nya yang lemah</p>
<p>adapun puisinya adalah sebagai berikut :</p>
<address><a href="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/06/road-to-mahameru-7-14-agustus-2006-212.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-27" src="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/06/road-to-mahameru-7-14-agustus-2006-212.jpg?w=300&#038;h=225" alt="step by step" width="300" height="225" /></a></address>
<p><span id="more-26"></span></p>
<p style="padding-left:120px;">Tentang Kehendak-Nya</p>
<address><em>ketika kehendakmu tak sejalan dengan kehendak-Nya</em></address>
<address><em>biarkan kehendak-Nya yang berjalan atas hidupmu</em></address>
<address><em>karena kehendak-Nya adalah yang terbaik bagimu</em></address>
<address> </address>
<address> </address>
<address> </address>
<address>ketika inginmu tak sesuai dengan ingin-Nya</address>
<address>biarkan ingin-Nya yang menjadi skenario terbaik dalam hidupmu</address>
<address>karena Dia Mahatahu segala hal tentang dirimu</address>
<address> </address>
<address> </address>
<address>biarkan tangisan mengobati kekecewaanmu</address>
<address>bukan kecewa pada Rabb-mu</address>
<address>tapi kekecewaan pada dirimu sendiri</address>
<address>karena tak mampu berdiri diatas ingin-Nya</address>
<address> </address>
<address>hidup harus dijalani</address>
<address>semenyakitkan apapun</address>
<address>siap atau pun tidak</address>
<address>karena Rabb-mu tidak pernah butuh persetujuanmu </address>
<address>atas kehendak-Nya</address>
<address> </address>
<address>-Lien Auliya Rachmach -</address>
<address> </address>
<address> </address>
<p>mudah-mudahan puisi ini juga bisa membantu untuk menemukan kembali sadar anda sebagai manusia</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/readmeaulia.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/readmeaulia.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=26&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/06/09/tentang-kehendak-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/06/road-to-mahameru-7-14-agustus-2006-212.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">step by step</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>C.I.N.T.A</title>
		<link>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/05/28/cinta/</link>
		<comments>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/05/28/cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 17:12:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[general]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://readmeaulia.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[
Jika ada suatu hal yang paling absurd di muka bumi ini, maka itu adalah cinta. Cinta akan mengalahkan logika paling hebat sekalipun. Cinta dapat didefinisikan secara berbeda dan amat abstrak oleh setiap individu yang merasakannya, ya&#8230; cinta adalah sebuah rasa dan tak akan bisa dijelaskan dengan kata apapun. Lalu kenapa cinta itu ada? kenapa cinta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=20&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/05/pictures_111.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-22" src="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/05/pictures_111.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Jika ada suatu hal yang paling absurd di muka bumi ini, maka itu adalah cinta. Cinta akan mengalahkan logika paling hebat sekalipun. Cinta dapat didefinisikan secara berbeda dan amat abstrak oleh setiap individu yang merasakannya, ya&#8230; cinta adalah sebuah rasa dan tak akan bisa dijelaskan dengan kata apapun. Lalu kenapa cinta itu ada? kenapa cinta bisa hadir? Cinta adalah anugrah yang telah diturunkan oleh Sang Esa kepada manusianya, Cinta adalah tentang kecocokan jiwa, jika itu tak ada maka cintapun tidak akan tercipta. Cinta akan menggugah rasa dan asa yang ada di dunia, Cinta tidak menyadari kedalamannya sampai saat perpisahan. Cinta adalah suatu tabir antara sang pecinta dengan yang tercinta. Cinta dan kehampaan dalam diri akan selalu ada bagaikan pasang surut air laut. Cinta akan menghubungkan antara manusia dengan Penciptanya, manusia dengan sesamanya dan manusia dengan sekitarnya. Cinta akan menggerakkan hati untuk mencapai suatu titik tertinggi yang disebut ikhlas.</p>
<p><span id="more-20"></span></p>
<p>Membahas tentang cinta tak akan pernah habisnya, takkan bisa diselesaikan dengan ribuan lembar kertas, takkan terungkap dengan ribuan untaian kata, dan takkan habis dalam ribuan detik hidup manusia. Cinta telah hadir dengan sendirinya seiring dengan adanya manusia itu sendiri, tanpa paksaan cinta telah mengiringi jalan hidup anak adam sehingga ia mencapai waktunya, setiap langkah yang dilakukan manusia, setiap helaan nafas yang dihembuskan manusia, setiap detak jantung manusia, tidak bisa terlepas dari rasa cinta, cinta akan Sang pencipta kepada ciptaan-Nya, cinta makhluk tercipta dengan tercipta lainnya.</p>
<p>Satu hal yang dapat disimpulkan bahwasanya cinta adalah anugrah dari Sang Kuasa, anugrah yang tak bisa dilukiskan dan dibayar dengan apapun. Kehadiran cinta telah membuktikan eksistensi dari Sang Pencipta.</p>
<p>Semoga cinta akan membuat setiap manusia dapat tersenyum</p>
<p>-Aul-</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/readmeaulia.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/readmeaulia.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/readmeaulia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/readmeaulia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/readmeaulia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/readmeaulia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/readmeaulia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/readmeaulia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/readmeaulia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/readmeaulia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/readmeaulia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/readmeaulia.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=readmeaulia.wordpress.com&blog=3706861&post=20&subd=readmeaulia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://readmeaulia.wordpress.com/2008/05/28/cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9dd192b7ba5f9d15f1507e6008abae83?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">aulia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://readmeaulia.files.wordpress.com/2008/05/pictures_111.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>