May 2008


Jika ada suatu hal yang paling absurd di muka bumi ini, maka itu adalah cinta. Cinta akan mengalahkan logika paling hebat sekalipun. Cinta dapat didefinisikan secara berbeda dan amat abstrak oleh setiap individu yang merasakannya, ya… cinta adalah sebuah rasa dan tak akan bisa dijelaskan dengan kata apapun. Lalu kenapa cinta itu ada? kenapa cinta bisa hadir? Cinta adalah anugrah yang telah diturunkan oleh Sang Esa kepada manusianya, Cinta adalah tentang kecocokan jiwa, jika itu tak ada maka cintapun tidak akan tercipta. Cinta akan menggugah rasa dan asa yang ada di dunia, Cinta tidak menyadari kedalamannya sampai saat perpisahan. Cinta adalah suatu tabir antara sang pecinta dengan yang tercinta. Cinta dan kehampaan dalam diri akan selalu ada bagaikan pasang surut air laut. Cinta akan menghubungkan antara manusia dengan Penciptanya, manusia dengan sesamanya dan manusia dengan sekitarnya. Cinta akan menggerakkan hati untuk mencapai suatu titik tertinggi yang disebut ikhlas.

 

Membahas tentang cinta tak akan pernah habisnya, takkan bisa diselesaikan dengan ribuan lembar kertas, takkan terungkap dengan ribuan untaian kata, dan takkan habis dalam ribuan detik hidup manusia. Cinta telah hadir dengan sendirinya seiring dengan adanya manusia itu sendiri, tanpa paksaan cinta telah mengiringi jalan hidup anak adam sehingga ia mencapai waktunya, setiap langkah yang diayunkan manusia, setiap helaan nafas yang dihembuskan manusia, setiap detak jantung manusia, tidak bisa terlepas dari rasa cinta, cinta akan Sang pencipta kepada ciptaan-Nya, cinta makhluk tercipta dengan tercipta lainnya.

Satu hal yang dapat disimpulkan bahwasanya cinta adalah anugrah dari Sang Kuasa, anugrah yang tak bisa dilukiskan dan dibayar dengan apapun. Kehadiran cinta telah membuktikan eksistensi dari Sang Pencipta.

Semoga cinta akan membuat setiap manusia dapat tersenyum

-Aul-

Ketika saya naik sebuah bus tua di kawasan kota Bandung, di tengah terik panas matahari yang begitu menyengat dan penuh sesaknya penumpang yang berebut ingin duduk, naiklah seorang anak kecil lusuh dan tanpa alas kaki membawa kumpulan tutup botol yang dirangkai pada sebuah kayu dan dijadikan alat musik, mereka bernyanyi dengan suara cempreng namun penuh semangat tanpa memerdulikan apakah suara mereka didengar oleh para penumpang bis atau tidak, setelah itu mereka menengadahkan tangannya kepada para penumpang bis untuk meminta beberapa receh yang mungkin masih tersisa di kantong para penumpang.

Tak lama berselang ketika berhenti di lampu merah saya turun dari bus tua tersebut karena perjalanan saya memang hanya sampai disana, ketika turun saya memperhatikan seorang bapak tua yang tidak mampu lagi berjalan sedang menengadahkan tangannya pula mengharap receh yang mungkin masih saya punyai .

Lalu untuk melanjutkan perjalanan saya naik angkutan kota, ketika mobil transportsi publik itu berhenti di lampu merah kembali saya menemui hal yang sama, yaitu anak kecil lusuh yang berusaha mengibur para penumpang angkutan kota tersebut

(more…)

Sempurna…

Satu kata yang merupakan ujung dari segala usaha, satu kata yang merupakan tujuan akhir dari kehendak manusia, namun dibalik semua itu apakan kesempurnaan tersebut dapat dimiliki oleh manusia? kesempurnaan pada manusia bersifat sangat relatif. Terkadang kita merasa seseorang terlalu sempurna dengan apa yang mereka miliki, mereka memiliki semua yang kita inginkan, lalu kita berpikir apakah Tuhan lebih menyayangi mereka daripada kita sedangkan kita hanya bisa menatap kelebihan mereka dalam ketidaksempurnaan yang kita miliki, kita selalu lupa atas apa yang Tuhan telah berikan kepada kita dan harus kita syukuri. Orang bijak berkata “janganlah kau selalu melihat ke atas, karena nanti kau akan tersandung dan janganlah kau selalu melihat ke bawah, karena nanti kau tidak akan berani untuk melangkah” . Syukur adalah satu kata mujarab yang dapat melebur semua yang telah kita dapat menjadi indah, tak ada satupun manusia yang sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan. Setiap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh manusia adalah suatu ketetapan Tuhan yang tidak akan mampu dirubah oleh manusia, bukankah ketidaksempurnaan itulah yang membuat hidup manusia menjadi lebih indah?

-aulia-

Aku sangat mencintaimu

Aku mencintaimu ke dalam sumsum tulang

Aku mencintaimu di dalam aliran darah ku

Aku mencintaimu seperti hembusan angin

Aku mencintaimu layaknya kobaran api

Aku mencintaimu seperti bekunya es

Namun

Aku belum menemukanmu….

-aulia-

Hari ini saya putuskan untuk memulai menulis secara lebih terbuka, karena apalah arti dari sebuah tulisan jika tulisan tersebut tidak terbaca orang lain, menulis membutuhkan pikiran, menulis membutuhkan usaha, namun menulis juga membutuhkan tanggung jawab, kita harus bisa mempertanggungjawabkan tulisan yang kita buat, positif atau negatifnya dampak dari tulisan kita sangat bergantung kepada cara kita menulis

tulisan Andrea Hirata dapat menggugah semangat seseorang untuk terus berjuang dalam menggapai mimpi

tulisan Habiburrahman El Shirazi dapat menggugah keimanan seseorang untuk berubah menjadi lebih kaffah

tulisan Aidh Al Qarni dapat mengobati luka hati seseorang sehingga ia tidak bersedih lagi

apapun bentuk tulisan tersebut tetap akan memberikan pengaruh bagi orang lain yang membacanya, karena itu menulislah dengan penuh tanggung jawab, pikirkan terlebih dahulu sebelum menulis

karena setiap kata itu sarat akan makna

selamat menulis….