Engkau dan Hawa

Masihkah kau mau menemaniku memeluk mimpi-mimpi itu
mimpi tentang surga yang bisa digapai makhluk-makhluk mungil
kuletakkan mimpi itu sejengkal diatas batas anganku
agar kubiarkan engkau yang akan menggapaikannya untukku

masihkah kau mau berbagi cerita denganku
cerita tentang taman-taman bunga dibalik semburat kabut pagi
tak akan pernah kubayangkan bentuk taman itu
agar kubiarkan engkau yang akan menceritakannya padaku

masihkah kau mau berbagi kesenangan denganku
kesenangan bila turunnya wajah pagi didepanmu
tak akan pernah kulihat wajah pagi itu
agar engkaulah yang menjadi kesenangan buatku

maukah kau meletakkan sedihmu diatas pundakku
agar kesepian beranjak dari jiwaku
saat adam kesepian ia relakan tulang rusuknya untuk hawa
saat aku kesepian kenapa tak kau relakan hatimu untukku

-Aul-

Puisi ini aku dedikasikan buat teman-teman yang belum menemukan separuh hatinya

(termasuk aku hehehe)

Advertisements