(gambar diambil dari http://www.google.com/imgres)

Saya adalah pengguna setia transportasi public, terlebih semenjak saya pindah ke Jakarta. Menggunakan transportasi public telah menjadi pilihan buat saya, diantara banyak pilihan untuk memiliki kendaraan pribadi walaupun sekedar motor, saya tetap tidak memilih menggunakan transportasi public. Mungkin karena saya masih punya sedikit idealisme save the earth by not contributing ruining it even in small act. Buat saya dengan menggunakan transportasi publik saya tidak ikut menambah list satu kendaraan pribadi yang mungkin memberikan kontribusi merusak bumi, mulai dari gas pembuangan kendaraan, ikut mengkonsumsi minyak bumi yang tidak dapat diperbaharui, dan lain lain, dan sebagainya.

Saya senang di Jakarta ada transportasi public yang menurut saya patut diacungi jempol, transportasi public tersebut adalah transjakarta atau kerap kali juga disebut busway oleh orang-orang. Busway ini adalah alat transortasi yang cukup ideal untuk memutari Jakarta, menurut saya busway ini memiliki banyak kelebihan dibanding transportasi public lainnya seperti bus, angkot, atau bus kota. Pertama busway ini mempunyai jalur sendiri, seharusnya dengan menggunakan jalur sendiri busway dapat berjalan lancar tanpa macet sehingga dapat sampai di tujuan lebih cepat. Yang kedua adalah busway tidak berhenti sembarangan, ia hanya berhenti di halte halte yang sudah ditentukan, artinya, polanya sudah cukup tertib, dengan tidak berhenti sembarangan, maka tidak akan menimbulkan kemacetan karena penumpukan kendaraan akibat jalur yang padat tiba-tiba menjadi tidak lancar karena ada mobil yang melambat atau berhenti. Yang ketiga adalah, dari segi kenyamanan, busway dapat dinilai cukup nyaman, karena busnya sendiri sudah menggunakan Air Conditioner, sehingga penumpang tidak kepanasan, satu hal yang menurut saya positif lainnya adalah, di buswah tidak diperbolehkan adanya pedagang asongan atau pengamen, sehingga tidak mengganggu kenyamanan para penumpangnya. (more…)